Urus POSTEL Bluetooth LE Amplifier

Urus POSTEL Bluetooth LE Amplifier

Urus POSTEL Bluetooth LE Amplifier

Boleh jadi banyak dari distributor atau pemilik perangkat elektronik, khususnya elektronik yang ada fungsi bluetooth. Belum tahu kalo alat yang mereka punya atau distiribusikan harus mencetak izin SDPPI. Bisa jadi anda pernah membeli ponsel, pasti kamu pernah membaca ada label yang di tempel pada alat ataupun dalam box label bertuliskan

Contoh : XXX/SDPPI/2020

Urus POSTEL Bluetooth LE Amplifier

Jadi kira-kira apa sih izin POSTEL itu? izin SDPPI adalah izin yang wajib dibuat untuk setiap alat telekomunikasi yang mentransmisi, atau mentransmisi dan menerima spektrum radio. Untuk semua perangkat elektronik yang mempunyai fungsi Wireless wajib disertifikasi SDPPI.

Sekarang contoh yang akan kami berikan adalah perangkat yang memiliki fungsi bluetooth. Apakah bluetooth termasuk fungsi wireless? ya tentu saja. Karena bluetooth mentransmisikan dan menerima frekuensi radio yang bekerja pada range frekuensi 2400-2483.5Mhz. Bluetooth termasuk kategori perangkat SRD (Short Range Devices). Menurut PERDIRJEN-SDPPI No 161 tahun 2019, pada Pasal 1 mengatakan poin 1 dan 2.

(1) Setiap Alat dan Perangkat Telekomunikasi Short Range Devices yang dibuat, dirakit, dimasukkan untuk diperdagangkan dan/atau digunakan di wilayah Negara Republik Indonesia wajib memenuhi persyaratan teknis sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Direktur Jenderal ini.

(2)Alat dan/atau Perangkat Telekomunikasi Short Range Devices sebagaimana dimaksud pada ayat (1) antara lain:
a. Bluetooth;
b. Alat dan/atau Perangkat Telekomunikasi berdaya
pancar dibawah 10 mW;
c. Radio Frequency Identification (RFID);
d. Near Field Communication (NFC);
e. Wireless Personal Area Network (WPAN) IEEE
802.15.4; dan
f. Alat dan/atau Perangkat Telekomunikasi yang
sejenis sesuai tingkat teknologi dan karakteristik
Short Range Devices.
pada pasal 2 mengatakan

Pasal 2
Penilaian terhadap pemenuhan kewajiban setiap Alat dan/atau Perangkat Telekomunikasi Short Range Devices
dalam memenuhi persyaratan teknis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 dilaksanakan melalui sertifikasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Mungkin ada beberapa yang dapat kami bisa informasikan apa saja persyaratan untuk melakukan pengujian perangkat bluetooth, antara lain :
1. Memiliki NIB
2. 2-3 Unit perangkat sample untuk dilakukan pengujian RF, EMC dan Electrical Safety jika di butuhkan.
3. Mengisi Form 4&5
4. Menyiapkan Spesifikasi Teknis
5. Menyiapkan Manual Book atau User Manual
6. Wajib memiliki Software Test mode untuk pengujian RF (jika tidak memiliki bisa klik link >> Butuh test mode)
dan masih ada beberapa persayaratan lagi.

Urus POSTEL Bluetooth LE Amplifier

Untuk proses pengujian sampai mendapatkan sertifikat POSTEL lumayan memakan waktu yang lama sekitar 9 sampai 11 minggu, bahkan ada yang sampai 16 minggu.

Jika anda tidak ingin pusing dan ribet, apalagi harus menyiapkan software test mode yang sulit di dapatkan kami bisa membantu anda, dan proses jauh lebih singkat kami komitmen menyelesaikan proses sertifikasi postel hanya dalam waktu 6-7 minggu saja.

Yuk segera hubungi kami

Referensi :
Regulasi
Izin Postel Bluetooth